
Kalau tim tetangga sebelah sibuk “menculik” pemain top lokal, Dominator Esports (DMT) justru pilih jalur yang lebih ekstrim dan “mahal”. Menjelang Honor of Kings Invitational Season 4 (KIS4) yang akan digelar di Jakarta akhir bulan Januari, Dominator Esports resmi mengumumkan susunan terbaru tim mereka. Gak tanggung-tanggung, mereka memperkuat tim menjadi squad multinasional yang terlihat sangat kuat!
Lewat pengumuman resminya, Dominator Esports mengatakan bahwa mereka bakal “Takeover KIS4 Throne” dengan kekuatan baru. Komposisi pemain mereka kali ini adalah perpaduan bakat dari tiga negara sekaligus: Indonesia, China, dan Malaysia.
Dominator Impor Jagoan dari Liga China

Publik memberikan sorotan utama tertuju pada satu nama asing di posisi Farm Lane, yaitu CC. Bukan pemain asal-asalan, CC didatangkan langsung dari mainland dengan rekam jejak cemerlang. Sebelum berpijak di Dominator Esports, ia tercatat pernah membela tim Undefeated United Gamers (UUG) dan sukses menduduki posisi pertama di KPL Growth League (KGL) Spring 2025.
Buat yang mengerti skena HOK, KGL adalah liga tier 2 di China yang level kompetitifnya ga bisa diremehkan. Dominator membawa pemain dengan gelar juara dari sana menunjukkan komitmen Dominator Esports untuk meningkatkan disiplin dan mekanik level dewa ke dalam tim.
Gak cuma pemain, posisi Coach juga diisi oleh Deer, orang yang juga datang dari China. Kedatangan duo China di kursi Coach dan Farm Laner ini diprediksi akan mengubah total gaya permainan Dominator Esports menjadi lebih galak dan taktis.
Baca Juga: Bigetron by Vitality “Menculik” Pemain Rival Demi Dominasi KIS Season 4
Skuad Dominator yang Multinasional dan “Rich”
Selain aroma mainland yang kental, Dominator Esports juga mempertahankan TianX, Jungler asal Malaysia. Seperti yang kita tahu, gaya main TianX ini sangat rusuh dan objektif. Kalau TianX bisa sinkron sama Coach Deer, posisi Jungle Dominator Esports bakal jadi ancaman besar untuk lawan.
Dominator Esports juga tetap mempercayakan posisi krusial pada pemain pilar lokalnya, yaitu JerL di posisi Mid Lane dan EL sebagai Roamer. Satu lagi yang menarik perhatian adalah Clash Lane diisi oleh Tufz yang berasal dari Bigetron Esports. Kehadiran Tufz yang punya pengalaman di tim besar diharapkan bisa jadi penyeimbang yang solid di lini depan.
Dominator Sudah Siap Tempur
Dengan formasi Deer (Coach), CC, TianX, Tufz, JerL, dan EL, Dominator Esports jelas gak hadir di KIS4 cuma buat jadi tim hore. Slogan mereka “Comeback Stronger & Ready to Takeover KIS4 Throne” terasa sangat serius dengan komposisi pemain “mewah” begini.
Baca Juga: HUAWEI FreeClip 2 Rilis, Bawa Desain C-Bridge
Tantangan terbesar mereka sekarang cuma satu, yaitu waktu. Dengan pemain dari tiga negara dan bahasa berbeda, menyatukan chemistry dalam waktu singkat sebelum akhir Januari adalah PR besar. Tapi kalau mereka langsung “klik”, tim-tim lain di KIS4 siap-siap mengubur angan-angan juara.
Penasaran lihat aksi CC si juara KGL main di panggung Indonesia? Langsung aja merapat ke GBK Basketball Hall akhir bulan ini. Jangan sampai kelewatan debut “The New Dominator”!